Kata "Kanon" berasal dari bahasa Yunani Kanon dan bahasa Ibrani Kaneh, yang secara harfiah berarti "tongkat pengukur" atau "buluh pengukur". Dalam konteks Alkitab, kata ini merujuk pada standar, norma, atau tolok ukur kebenaran iman Kristen.
Kanonisasi Alkitab adalah proses sejarah di mana gereja dan umat Allah secara bertahap mengenali, menguji, dan mengesahkan kumpulan tulisan yang secara autentik diilhamkan oleh Allah (Theopneustos — 2 Timotius 3:16) untuk dijadikan standar baku iman dan kehidupan.
Prinsip Penting: Gereja tidak pernah "menciptakan" atau "memberi otoritas" pada Alkitab. Gereja hanya mengenali dan menerima otoritas yang sudah ada pada kitab-kitab tersebut karena ilham Roh Kudus.
Rekapitulasi Progres Nilai Kuis Kelas 10 Agama Kristen:
| No | Nama Siswa | Kelas | Nilai Evaluasi | Status Ketuntasan |
|---|
| No | Nama Siswa | Kelas | Refleksi Diskusi 1 (Urgensi Kanon) | Refleksi Diskusi 2 (Kasus Kitab Baru) |
|---|